Selasa, 04 Desember 2012

MANUSIA DAN PENDERITAAN

PENGERTIAN PENDERITAAN

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.

Penderitaan adalah sebuah kata yang sangat dijauhi dan paling tidak disenangi oleh siapapun. Berbicara tentang penderitaan ternyata penderitaan tersebut berasal dari dalam dan luar diri manusia. Biasanya orang menyebut dengan factor internal dan faktor eksternal.
Penderitaan akan dialami oleh semua orang, hal itu sudah merupakan "risiko" hidup. Tuhan memberikan kesenangan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga memberikan penderitaan atau kesedihan yang kadang-kadang bermakna agar manusia sadar untuk tidak memalingkan dariNya. Al Qur’an maupun kitab suci agama lain banyak menguraikan penderitaan manusia sebagai peringatan bagi manusia.


Penderitaan dan Siksaan
Derita   : Menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.
Siksaan : Dapat berupa siksaan jasmani atau badan dan bisa juga siksaaan rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang timbullah penderitaan. Dalam kitab suci al-quran dijelaskan tentang siksaaan yang dialami manusia nanti jika musyrik, syirik, dengki, fitnah, mencuri, bohong dan sebagainya.antara lain dalam (surat al-ankabut ayat 40)

Dalam hal ini siksaan yang sifatnya psikis dimisalkan menjadi :
  1. kebimbangan.
  2. kesepian.
  3. Ketakutan.

Sebab orang merasa ketakutan:
  1. Claustrophobia: Takut terhadap ruang tertutup.
  2. Agorophobia    : Takut terhadap ruangan terbuka.
  3. C. Gamang      : Takut berada di tempat ketinggian.
  4. D. Kegelapan   : Takut bila berada di tempat gelap.
  5. Kesakitan        : Takut yang disebabkan rasa sakit.
  6. Kegagalan        : Takut akan mengalami kegagalan.

Penderitaan akan dialami oleh semua orang hal itu sudah merupakan resiko hidup, berbagai kasus penderitaan terdapat dalam kehidupan. Banyak macam kasus dalam liku-liku kehidupan manusia, seperti penderitaan fisik ataupun nonfisik, penderitan timbul karena perbuatan kita sendiri atau sesama manusia penderitaan ini kadang di sebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat di perbaiki manusia supaya menjadi baik dengan kata lain manusialah yang dapat memperbaiki nasibnya. Perbedaan nasib buruk dan takdir tuhan yang menentukan, sedangkan nasib buruk itu manusia penyebabnya. Karena perbuatan buruk sesama manusia maka manusia lain menjadi menderita. Selain itu juga perbuatan buruk manusia terhadap linkunganya juga menyebabkan penderitaan manusia, tetapi manusia tidak menyadari hal ini. Mungkin karena kesadaraan itu baru timbul setelah musibah yang membuat manusia menderita terjadi. Seperti musibah banjir, tanah logsor dan pembakaran hutan atau penebangan liar di hutan. Adapun selain itu manusia mengalami penderitaan karena penyakit, siksaan/azab tuhan. Namun kesabaran,tawakal dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan semacam ini yang di alami oleh manusia.
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh yang bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif atau negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak berbahagia. Sikap kecewa, tidak bahagia, putus asa ingin bunuh diri. Sebaliknya sikap positif menimbulkan mengatasi penderitaan hidup bahwa hidup bukan rangkaian penderitan melainkan perjuangan untuk membebaskan diri dari penderitaan dan penderitaan itu hanyalah bagian dari kehidupan.
Intinya dalam kehidupan pasti ada penderitaan yang di alami, oleh karena itu tergantung kita untuk menyikapi agar penderitaan terlihat lebih indah.

- bentuk-bentuk Frustasi
A. Agresi.
B. Regres.i
C. Fiksasi.
D. Proyeksi.
E. Identifikasi.
F. Narsisme.
G. Autisme.


 JADI menurut saya sendiri Manusia dan Penderitaan itu sangatlah berkesinambungan dalam kehidupan...ada yang menanggapi bahwa penderitaan itu adalah cobaan yang harus di terima karena perbuatannya sendiri. Dan adapula yang menanggapi bahwa penderitaan itu datang dari seseorang yang melakukannya, yang berakibat kita harus ikut kena imbas dari perbuatannya. Penderitaan itu memang sesuatu perasaan yang semua orang tidak mau merasakannya, karena penderitaan tidak mempunyai guna untuk mendapatkan kebahagiaan.


 sumber: http://arisudaryatno.blogspot.com/2010/04/manusia-dan-penderitaan.html 
              http://arbip.blogspot.com/2010/04/manusia-dan-penderitaan.html 
              http://sobatbaru.blogspot.com/2008/05/pengertian-penderitaan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar