Selasa, 04 Desember 2012

PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR


Latar belakang ilmu budaya dasar:
Latar belakang ilmu budaya dasar dalam konteks, budaya, negara dan masyarakat indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:
  1. Kenyataan bahwa indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan (PRIMODIAL) kesukuan dan kedaerahan.
  2. Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusia pun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
  3. Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah di ciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi,  yang di samping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi negatif akibat dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.


Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia adalah sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris "The Humanities". Adapun istilah Humanities itu sendiri barasal dari bahasa latin Humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dengan halus. Dengan mempelajari The Humanities diharuskan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, berbudaya dengan lebih baik. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa The Humanities berkaitan dengan nilai-nilai, yaitu nilai-nilai manusia sebagai Homo Humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia bisa menjadi Humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu The Humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya  yang lain sebagai manusia itu sendiri.


Pokok-pokok yang terkandung dari beberapa devinisi kebudayaan:
  1. Kebudayaan yang terdapat di kehidupan manusia sangat beragam.
  2. Kebudayaan di dapat dan diteruskan melalui pelajaran.
  3. Kebudayaan terdiri dari komponen-komponen biologi, psikologi, sosiologi dan antropologi.
  4. Kebudayaan terbagi di dalam aspek-aspek kesenian, bahasa, adat istiadat, budaya daerah dan budaya nasional.

Tujuan Ilmu Budaya Dasar (IBD).
  1. Memperluas wawasan pemikiran tentang nilai-nilai Budaya.
  2. Mengusahakan penajaman terhadap lingkungan disekitar.
  3. Sebagai bekal penting untuk pergaulan hidup.
  4. Mengetahui cara berbahasa yang baik dan benar.
  5. Mengenali lebih dalam perbedaan budaya dirinya sendiri dengan budaya orang lain.
  6. Mengenal prilaku diri sendiri dan orang lain.
  7. Memberi kesempatan untuk memperluas pandangan tentang masalah kemanusiaan dalam berbudaya.

Ilmu Budaya Dasar Merupakan Pengetahuan Tentang Perilaku Dasar-Dasar Dari Manusia.
Unsur-unsur kebudayaan:
  1. Sistem religi/kepercayaan.
  2. Sistem organisasi kemasyarakatan.
  3. Ilmu pengetahuan.
  4. Bahasa dan kesenian.
  5. Mata pencaharian hidup.
  6. Peralatan dan teknologi.

Fungsi, Hakekat, dan Sifat Kebudayaan.
Fungsi kebudayaan adalah untuk mengatur manusia agar dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak dan berbuat untuk menentukan sikap kalau akan berhubungan dengan orang lain di dalam menjalankan hidupnya.

Kebudayaan berfungsi sebagai:
  1. Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompok.
  2. Wadah untuk menyalurkan perasaan-perasaan dan kehidupan lainnya.
  3. Pembimbing kehidupan manusia.
  4. Pembeda antar manusia dan binatang.

Hakekat kebudayaan:
  1. Kebudayaan terwujud dan tersalurkan dari perilaku manusia.
  2. Kebudayaan mencakup aturan-aturan yang memberikan kawajiban-kewajiban.
  3. Kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan dalam tingkah lakunya.
  4. Kebudayaan itu ada sebelum generasi lahir dan kebudayaan itu tidak dapat hilang setelah generasi tidak ada.

Sifat Kebudayaan:
  1. Etnosentis.
  2. Universal.
  3. Alkuturasi.
  4. Adaptif.
  5. Dinamis (flexibel).
  6. Integratif (integrasi).

Aspek-Aspek Kebudayaan:
  1. Kesenian.
  2. Bahasa.
  3. Adat istiadat.
  4. Budaya daerah.
  5. Budaya nasional.


Jadi bisa kita simpulkan bahwa IBD itu adalah pengetahuan dasar tentang budaya dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dalam berkebudayaan yang baik dan benar. Secara umum pengertian Kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah di dalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar